Minggu Ketujuh (Bulan Kedua)

mg 7

Di minggu ini saya akhirnya menyerah pada ketidakberdayaan saya. Hehehe.. Saya akhirnya pulang kampung perdana ke Jawa. HORE! Segala rencana yang melibatkan kata Surabaya dan tidak-memasak bagaikan hujan di tengah Sahara.

Idealnya kegiatan naik pesawat dilakukan pada trimester kedua. Tapi saya nanya bapak saya katanya nggak papa pokoknya nggak ada keluhan selama ini (padahal keluhan sih banyak ya, namanya juga manusia tukang ngeluh). Oleh pak dokter saya yang di Balikpapan saya diresepin Duphaston yang isinya turunan progesteron.

Sampai di Surabaya kami langsung ke stasiun Gubeng. Buat beli tiket kereta dan nitipin koper.

Saat take off dan landing ditambah jalan geronjalan ternyata lumayan bikin perut kerasa kram. Jadi hal pertama yang kepikir selain makan di Sushi Tei adalah beli korset. Nah satu-satunya tempat yang mengandung Tei dan korset dan dekat dengan stasiun adalah Tunjungan Plaza. Hahaha.. Jadilah saya hambur-hambur uang di Mothercare buat beli korset yang untungnya kena diskon 50%.

Korset hamil ini bentuknya semacam sabuk elastis yang ditaruh di perut bagian bawah yang tujuannya buat menyangga perut. Sehingga bisa mengurangi “guncangan” lemak pada saat berjalan dan naik kendaraan.

Umur: 7 minggu
Berat badan: 47 kg

Keluhan pagi hari: masih terasa sangat-sangat lemas, kadang mual yang bertambah parah saat sikat gigi, nggak kuat duduk dan berdiri lama-lama. Ohya, tipsnya supaya nggak muntah adalah makan sedikit-sedikit. Saya hanya makan kurang dari setengah dari porsi yang saya biasa makan. Dengan porsi kerupuk 2 kali lipat dari biasanya. Saya juga suka nyemil biskuit bayi karena menurut saya nggak eneg.

Keluhan malam hari: susah tidur karena perut rasanya terlalu aneh. Gabungan antara kembung dan seperti ditarik-tarik. Saya dan minyak cap Kapak mengikat janji setia di bulan ini. Bahwa dia akan selalu mengisi malam-malam saya sebagai olesan perut. Ajaib, padahal sebelumnya perut saya alergi dengan segala jenis minyak.

USG: bulan kemarin ditemukan dua kantong di perut saya, sedihnya ternyata kantong yang berkembang cuma satu. Serius deh sedih. Saya mikirin salahnya dimana kasian banget nasib kantong yang satunya 🙁 Minggu ini bisa dilihat detak jantung janin. Seperti notifikasi Blackberry. Kelap-kelip. Hehehe..

Keinginan makan: es krim! Rekornya saya makan 3 stik es krim dalam sehari. Favorit saya es krim smoothies-nya Walls. Saking fanatiknya meskipun diluar sedang hujan badai, tangan tetep pegang es krim.

Bikin mual: masih seputaran pekerjaan feminin seperti mencuci piring, memasak, membuka kulkas. Akibatnya suami saya yang cuci piring, baik hati ya dia 🙂

Kegiatan favorit: duduk manis dan tiduran.

vitamin yang diminum: Vomilat dan Duphaston saat sedang bepergian.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *